Hallo, boy, makin geboy
makin asoy ni boy… karena baru aja libur, banyak sekali hosip2 hangat yang
terlewat dari kejamnya cengkraman Geng Gosip Cakar Setan asuhan si Mami muci
ini. Namun percayalah, seiring waktu, walaupun kantin SeniRupa tempat para anggota Geng bersosialisasi sambil
bercengkrama ditutup…namun Mami bangga, kalian masih saja memberikan informasi
hangat seputar kampus. Keadaan gerilya ini agak asik juga, karena kita harus
mencari pojok gelap untuk bertukar info, atau memberikan kode janjian dari jauh
dengan serangkaian gerakan split dan head stand…agak ekstrim sih boy, namun tak
mungkin diabaikan, mau ga mau pasti liat…walau hati malu, tapi nyamper juga kan
jadinya’ya boy. Hahaha, tapi lain kali jikalau ingin bertukar gosip cukup
dengan kode tangan saja ya, jangan lagi kalian lakukan paralayang dari atap
studio lantai 4, atau tiba2 koprol kebelakang dengan rambut berombak selutut
yang sengaja kalian pirangkan itu. Walaupun gw tau itu semata2 demi mode, tapi
pikirkanlah efek shiholohis pada jiwa dan raga gw… jantung lemah rasanya ni’boy!
Okey, karena gw dan all
crew belum nemuin gosip yang lebih panas dari api neraka yang kelak akan kita
temui kalo ngomongin orang melulu, lebih baik kita break dulu ya boy. Lagian
menjelang bulan Ramadhan, jadi menggosipnya dikurangi. Jadikan sebelum sahur
dan setelah buka, maksud gw. Hehehehe….
Supaya gak garing
seperti muka2 kalian yang sedang membacanya, sebagai gantinya gw bakalan ngasih
tips2 yang secara ilmiah bohong semua dan belum pernah diujicoba karena lumayan
gak worth it. Tapi itulah esensi dari Geng Gosip Cakar Setan, selalu dangkal
dan gembira, tak ada tangisan dan airmata. Bagaikan sebuah sinetron, dibaratkan
kita itu sinetron tanpa isi yang berjudul ‘Ganteng-ganteng kok monyet’…pasti
pernah denger kan? Sempat tayang dan cukup sukses loh. Mengapa ini terlintas dikepala gw? Karena
hingga sekarang gw masih ga habis pikir, apa sih yang dipikirkan oleh
penulisnya?! Luar biasa’Bung…karena menurut gw cukup kontradiktif, layaknya
keberadaan Geng Gosip Cakar Setan yang selalu mengundang pro dan kontra, hanya
bedanya, anggota Geng kita cukup pintar untuk tau kalo monyet mah ga ada yang
ganteng.
Tulisan gw
diblog yang terakhir adalah seputar perselingkuhan. Sebagian besar emang dari
pengalaman pribadi, opini yang sok tau, mengamati teman2, dan tentu saja hasil
wangsit dari usaha gw yang udah 40 hari 40 malem nyari pesugihan di Krakatau.
Kali ini gw mengembara ke gunung Kawi bersama tim gw yang ga terpercaya, yaitu
sebungkus Lucky Strike menthol yang terkadang hanya bisa gw pelototi karena
ingin sekali brenti menghisap nikotin, playlist gw di tehnolohi MP3 yang
semuanya berisi tentang lagu laki2 memuja wanita, tapi tak satupun dari mereka
menyanyikan itu untukku, dan tidak lain tidak bukan adalah dorongan kafein yang
sekarang ini gw curigai menjadi penyebab mengapa gw sangat hiperaktif dan
terkadang ingin kayang begitu saja tanpa ada alasan yang jelas. Sehinnga gw
sampai pada titik dimana gw harus menghentikan perpaduan nikotin dan kafein
ini…lalu harus cek ke PMI, takutnya darah gw ga merah lagi, tapi coklat dengan
aroma carrebian nut…sungguh teruk…
Nah, boy en
gal yang tentunya ciamik, hentikan dulu sesaat aktivitas kalian dan perhatikan
kemari. Ya, boy.. yang saya maksud kamu….bukan, bukan kamu yang sedang mengemut
kepangan temannya itu, tapi kamu yang sedang memalak adik kelas itu…nah, brenti
dululah, dan kembalikan sisir beserta rumah barbienya, ambil kartu kredit
ayahnya saja, lalu jangan lupa toyor palanya dan tanya PIN ATMnya boy…bila tak
mau bicara juga, menyeringailah sembari mengelus2 pipinya dengan garpu
tala…niscaya korban akan takut dan memberikan info apapun yang kamu minta,
termasuk diameter jempol kakinya!!
Okay
genks!!!! Cukup dengan semua itu! Kembali fokus kepada tips2 yang akan saya
berikan…
Bagi
sebagian besar perempuan, temenen itu bisa lebih penting daripada pacaran. Beda
sama cowok yang bisa aja cuma temenan untuk tukar menukar distribusi bokep
Miyabi, Devon, atau si klasik Selly Marcelina, atau hanya sekedar ngomongin betapa kerennya mobil yang lagi diparkir
disana, sambil menunjuk tentu saja tidak lain tidak bukan, adalah mobilnya
sendiri. Nah, perempuan biasanya lebih dari itu. Temen artinya orang yang bisa
diceritain apa aja, mulai dari kebiasaan memalukan kamu yang ternyata suka nyemilin sabun mandi,
atau rahasia bahwa di usia segini kamu masih suka sama Trio Libels, atau
sekedar bakat2 ga penting yang kamu punya seperti breakdance dengan kostum
badut Chiki.
Yang paling
pasti, kita selalu kemana2 dengan temen cewek kita, bahkan ke kamar mandipun.
Sampai disana, semua berjalan baik2 saja…tapi masalah datang ketika ada
kesalahpahaman. Ketahuilah, rasanya berkonflik dengan sahabat cewek, lebih
terasa mencekam dibandingkan putus dengan seorang kekasih laki2. Kenapa bisa
begitu?
Entahlah…yang
pasti gw pernah beberapa kali ada diposisi ini. Sungguh situasi yang tidak enak
dihati, gw masih inget rasanya didiemin sama sahabat cewek gw…rona muka gw
memucat, badan bergetar setiap kali dia lewat dibarengi dengan keringat dingin,
tubuh mendadak lemas, bibir kering dan pecah2, muka hanya bisa tertunduk,
senyum tidak bisa tulus kaya dipaksa harus foto akrab bareng Osama Bin Laden,
mulai muncul bintik2 merah di kulit, dan yang paling ekstrim diakhiri dengan
muntah darah. Walaupun ini terlalu berlebihan dan ternyata kata dokter
kebetulan ini adalah gejala demam berdarah…tapi sedikit banyak emang kaya gitu
rasanya. Lebih nyiksa daripada berantem sama cowok lo, lo ga bisa makan disaat
tidur dan jadi ga bisa tidur disaat makan (loh?).
Kalo sekedar berantem sama cowok, lo masih
bisa ngata2in dia didalem hati untuk memuaskan kekesalan, atau bila memang
sudah tak bisa lagi, putuskanlah dia dan minum2 sampe mabuk. Tidak perlu sampai
level Chivas Regal atau Baileys segala…bila keuangan memang tak mencukupi,
percayalah jus duren dua krat sudah lebih dari cukup untuk sekedar membuat lo high dan berhalusinasi melihat Paramitha Rusady sedang
main harpa di bulan…
Walaupun dalam keadaan tidak sadar, pastikan
kalian berjalan pulang kearah rumah kecengan. Bila berasa mau pingsan atau
muntah, pastikan minta tolong lelaki tegap berdada bidang bermata biru yang
lewat, buat sekedar megangin rambut lo dan dilanjutkan dengan bertukar nomer HP.
Emang sih saran ini cukup dangkal, tapi hanya dengan menangis aja, masalah sama
cowok bakal kerasa jauh lebih ringan. Beda sama masalah dengan sahabat cewek.
Makin lo nangis, bukannya makin lega, yang kerasa adalah sesak yang sama. Lo ga
akan bisa tega ngata2in sahabat cewek lo, walau hanya didalam hati…mabuk jus
durenpun ga akan cukup menyelesaikan masalah…
Mutusin pacar
dan cari cowok baru terdengar umum dan sangat mungkin dilakukan…tapi mutusin
sahabat cewek dan cari yang baru? Itu luar biasa ga biasa. Bahkan si Buta dari
Goa Hantupun ga bisa sendirian, padahal dia buta dan kayanya mah ga’butuh
siapa2 karena memang di setiap episode dia selalu bisa menang ngalahin para
perampok berkumis itu. Tapi nyatanya dia butuh sahabat! (walaupun dalam kasus
diatas sahabat yang dimaksud disini adalah seekor monyet.)
Kita lupakan monyetnya si Buta dan mencari
analogi yang lebih terasa nyata. Hmm, apa kalian masih familier dengan Gorgom?
musuh Ksatria Baja Hitam yang sangat buruk rupa itu. Mereka merupakan
sekumpulan genk
mahluk yang luar biasa jeleknya, dan tidak mencukupi standar muka wajar untuk
masuk ke televisi dan ditonton jutaan orang. Tapi mereka cuek2 aja karena
mereka bertiga, bukannya sendirian. Walaupun seluruh dunia mencela performa
mereka, namun mereka tetep aja pede dengan adegan terbang2 segala padahal saat
itu mereka tampak seperti segumpal seprai bekas pakai yang baru saja terlindas
kereta api… Luar biasa sekali’Bung, Segitu pentingnya sebuah persahabatan itu sehingga efeknya yang
dahsyat dapat membuat sekumpulan Gorgom terlihat menjadi begitu fenomenal.
Jadi, bila
kalian sedang terlibat konflik dengan sahabat cewek, berikut ini adalah
beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperbaiki ikatan persahabatan kalian:
- Pastikan kalian paham betul dimana letak kesalahannya
Dengan begitu, kalian tidak akan membabi buta dalam bertindak, dan
yang paling penting tidak melakukan kesalahan yang sama layaknya seekor
keledai. Mohon anggap perkataan ini serius. Bila ada orang yang bilang kalian
sebodoh keledai, semestinya kalian tersinggung berat, karena itu berarti benar2
luar biasa bodoh.
Gw pun tadinya tidak pernah menganggap keledai sebagai aspek
penting dalam hidup gw, sampai gw tau, seperti apa sih kelakuan keledai yang
sebenarnya itu. Konon keledai itu suka sekali mencari tempat2 hangat untuk
tidur, dan percaya atau tidak, mereka memutuskan bahwa jalan raya bersuhu lebih
hangat untuk mereka dibanding tempat lain yang lebih aman, seperti embassy
lounge atau istana Buckingham. Maka dengan bodohnya mereka sering hangouts di
tengah jalan raya dan jatuh tertidur dengan sukses…padahal kebiasaan itu menjadi
penyebab mengapa mereka banyak mati tertabrak……….Ya iyalah’boy! Please deh,
nenek2 menopouse juga tau, bobo2 siang di jalan raya akan mengakibatkan
kematian spontan. Sebegitu dungunya sikeledai…berarti sedungu itu pulalah
kalian juga!
(sumber tentang keledai : National Geographics. Sumber seputar
nenek2 menopouse : Koleksi Pribadi).
Sahabat yang baik adalah orang yang mampu bicara terbuka tanpa
menutup-nutupi. Ehm, tolong jangan dianggap harfiah, terbuka tanpa menutup2i
disini maksudnya berbicara langsung dengan tega, terasa menusuk, tapi benar.
Bukannya bicara dengan kalian di sebuah lapangan terbuka tanpa menutup2i
dirinya dengan pakaian yang pantas. Bila kalian pikir orang yang mampu curhat
di suasana outdoor tanpa memakai celana adalah sesorang yang layak dianggap
sebagai sahabat…well, mungkin kalian berdua sebaiknya gabung di situs hardcore,
spesialisasi ekshibisionis….. Kalian S A K I T boy! Sakit jiwa serius kalau
sampai begitu!!!
- Jalin lagi komunikasi yang terputus
Setelah tau pasti apa kesalahan lo…pikirin baik2. ga usah gengsi
ama diri sendiri untuk mengakui bahwa perkataan si sahabat memang ada benernya.
Mungkin benar kalian egois, mungkin benar kalian tampak seolah2 lupa sama
keberadaan mereka, mungkin wajar mereka ngerasa disisihin dan seolah2 ga
penting lagi artinya buat lo..…sampai disini, sudah, jangan lagi cari alasan
atau pembenaran.
Kalian bisa dibilang dewasa kala lo secara fair juga bisa mengakui
itu semua adalah fakta dari perasaan yang mereka rasakan. Namun jangan terlalu
pasrah juga boy…akuilah dengan cukup lapang dada bahwa lo emang salah! Tapi
kalian juga berhak menyangkal dan berkelit ketika dalam perasaan emosi, si
sahabat mulai menuduh lo macam2. Seperti tuduhan bahwa dia curiga selama ini
kita adalah waria, atau dia yakin kita begitu sombong karena mewarisi darah
persaudaraan langsung dengan J.P.Coen yang tidak bisa termaafkan karena mode
kumisnya yang sudah ketinggalan 3 abad itu!
(kalo lo
lupa, Oom J.P. Coen ini adalah gubernur V.O.C yang cukup eksis pada
zamannya-Red, sumber : Buku PSPB)
Walaupun lo dalam keadaan terpojok dan yang difikirkan hanya ingin
berbaikan, tapi mulailah membela diri sendiri saat si sahabat mulai
mengemukakan teori2 aneh seperti keterlibatan lo dengan Fidel Castro seputar
politik tembakau, atau saat dia melindur dan bersumpah seakan2 pernah melihat
lo bertukar ecstacy dengan Zarima, yang selanjutnya akan didistribusikan kepada
anak2 esde setempat. Jika sudah sekalut ini keadaannya, jangan hanya diam
mematung, tapi jangan juga hanya diam menangis, atau kalian memilih hanya diam
dan dilanjutkan dengan adegan epilepsy..no, no, no…
Sungguh kurang bijaksana, apalagi yang terakhir tadi itu.
Orang2pun tak akan nyaman melihat kalian terkapar dengan mulut berbusa. Jalan
terbaik saat semua tak dapat lagi dibicarakan berdua, carilah orang ketiga yang
tidak berpihak. Sebaiknya cari seorang teman dengan kepribadian welas asih dan
sabar, kalau bisa yang namanya Dewi Kwat Im sekalian, agar lebih tenang gitu
suasananya. Ini penting, hindari pihak penengah yang memiliki penyakit tuli
temporer, atau ternyata doi hanya bisa berbahasa Swahili. Bisa tambah runyam
keadaannya.
- Jelaskan dengan baik
Apa yang selama ini kalian rasakan? Sahabat yang baik adalah orang
yang dalam perasaan sebenci apapun, dapat berhenti menuduh dan duduk diam
mendengarkan.
Jadikan penjelasan kalian teungkap secara jelas dan tidak
berbelit, karena itu, sebelum tahap ini, sangat dianjurkan untuk berfikir
dalam2. Pada tahap ini, penting bahwa kalian harus berada dalam keadaan tetap
sadar dan jernih, jadi hentikan dulu kebiasaan ngelem, menghisap obat nyamuk
bakar, atau apapun juga yang biasa kalian lakukan untuk lari dari kenyataan.
Bila sudah tau salah, tolong jangan sombong ketika kalian bertemu
dengan si sahabat. Mengenakan mantel bulu pink baru serta sepasang stiletto
mahal warna oranye yang baru saja dibeli juga tidak banyak membantu. Yang ada
malah kalian masuk penjara karena buruknya selera mode kalian akan membawa
jatuh nama bangsa ini. Jadi, bersikaplah rendah hati.
Buang dulu saja semua harga diri kalian yang tidak seberapa itu,
dan mulailah belajar menunduk, memikirkan perasaan orang lain. Karena yang
kalian pertaruhkan disini adalah orang yang akan sangat penting untuk hidup
kalian, orang yang cukup mau meluangkan waktunya dan mengeluarkan usaha untuk
mengenal kalian, baik dan buruknya, padahal kalian tau..kalian lebih banyak
punya sisi buruk daripada sisi baik…tapi tetep aja orang ini lebih memilih
untuk menghabiskan waktu untuk bersama kita walaupun kegiatan yang kita lakukan
ga bermutu semua. Dia tetap aja lebih memilih bersama kalian untuk secara
serius membahas perkembangan fluktuasi perekonomian Indonesia yang dilanjutkan dengan ngetawain gaya rambut pejabat2 orde baru daripada melakukan hobi2 bergunanya seperti menyulam bordiran, atau jadi ketua regu
pramuka.
Jangan terlalu banyak penyangkalan atau pembelaan. Bilang saja
terus terang kalau kamu memang kurang peka dan belum bisa dapat diandalkan, sampe2
si sahabat sampai berfikir bahwa kita ada bila hanya ada perlunya. Sama sekali
bukan seperti itu. Ini semata2 karena ketololan kamu yang emang angin2an…
Atau mungkin sangat susah
buat kamu untuk lebih dekat dan intens, bukan karena angin2an, tapi karena
lebih pada kenyataan bahwa kamu ga bisa membayangkan menghadapi perasaan
kehilangan, bila suatu saat nanti dia ga
ada.
Kamu jadi membatasi diri untuk dapat lebih dekat, agar tidak
terlalu tergantung dan merasa kehilangan nantinya…tapi kayaknya percuma, karena
saat tiba waktunya kalian berkata begini, maka pada saat itulah kalian tau
kalau kehadiran orang itu udah besar artinya dalam hidup kalian.
- Minta maaf
Banyak orang susah minta maaf, termasuk gw yang emang dari kecil keturunan
bangsawan dan biasa dilayani. Gw ga sembarangan minta maaf, karena gengsi gw
seperti kartu kreditnya Donald Trump…tanpa limit.
Tapi walaupun belum tentu menyelesaikan konflik, kadang2 satu2nya
wujud ekspresi yang dapat ditunjukkan adalah dengan meminta maaf. Kata maaf
terdengar sepele dan kurang bergengsi karena hanya terdiri dari satu suku kata
saja.
Untuk menaikkan derajat kata ‘maaf’ ini banyak orang bereaksi
berlebihan dengan mengucapkannya sambil melepas seribu merpati ke langit, atau
diiringi marching band dan arak2an ibu2 berkebaya lengkap dengan kondenya.
Gw pribadi ga bisa melakukan itu semua karena menurut gw merpati
itu penyakitan, dan konde itu kurang trendy. Tapi ga harus sampe segitu
hebohnya, kecuali kalian adalah psikopat dengan kepribadian Jon Banting.
Minta maaf
yang terbaik adalah minta maaf dengan perasaan tulus. Ga bisa diliat atau diomongin, tapi pasti kerasa di hati.
**********************************************************
Setelah gw menulis ini semua, gw
juga baru sadar, persahabatan antar cewek ternyata lebih dalem dan bisa jadi
lebih rumit. Lebih kurang kok ternyata sama kaya pacaran…padahal teorinya mah
kita cuma temenan.
Tapi emang itu yang gw rasain.
Kalian sendiri gimana? Ngerasain hal yang sama juga ga sih kaya yang gw
pikirin? Atau gw ini cuma salah satu cewek good looking yang sedang bingung dan
memiliki kemungkinan besar menjadi lesbi? O my god…mengapa gw panik sendiri
jadinya…
Apapun itu, mudah2an tips2 gw
berguna dan kalian sungguh2 membacanya…apalagi cewek2 yang emang lagi berantem
beneran sama sahabatnya. Selesaikan dengan kepala dingin dan lupakan opsi untuk
menyelesaikannya secara eksplisit dengan berkompetisi di cabang olahraga gulat
terbuka. Kasian yang nonton, menahan mual karena keterpaksaan mereka harus
melihat body kalian yang dibalut spandeks polkadot ketat itu. Uughhh…radikal
sekali!!
Nah, segitu dulu yang bisa
gw tulis ya boy, soalnya sekarang gw lagi dalam keadaan genting karena sudah
menahan pipis selama dua jam, dan merasa gondok berat, karena tak bisa
melepaskan air pembuangan yang menyiksa kandung kemih gw ini… Apa daya, air
kosan lagi mati… Damn! Kalau begini caranya gw sangat takut, tuba fallopi gw
akan kisut dan peranakan gw turun. Hanya karena pipis yang ketahan ini, gw ga
mau kehilangan fungsi genital gw sebagai seorang wanita…
Ini moral yang dapat kalian ambil ya
boy, hematlah penggunaan listrik dan air! Gw serius! Kalian ga akan nyaman
berada dalam posisi gw sekarang. Yang harus mengetik dengan setengah berjongkok
sambil mengatur nafas agar tidak terjadi cepirit2 yang tidak perlu….ya udah
boy, jumpa lagi nanti di dunia maya ini, masih dalam blog ngawur asuhan si
mucikari ini. Okei, Cup sayang buat semuanya yah, MmuAcch!
PS: Sesungguhnya juga, blog ini adalah colongan curhat gw, karena gw
merasa lebih gampang nulis daripada ngomong. Kenapa? Karena gw cenderung
melakukan hal2 tolol saat harus langsung berhadapan dan berbicara dengan
seseorang (yang kenal gw, berarti cukup taulah gw bisa setolol apa). Kalo emang
gw terkesan ga serius, berarti kalian salah.
Untuk orang2 yang sering merasakan
gw menghilang tanpa kabar, atau yang cuma menganggap gw sekedar temen musiman.
Cuma kata maaf mungkin ga akan cukup menjelaskan (dan gw bukan tipe orang yang akan
melepaskan merpati atau menyewa marching ben untuk membuat permintaan maaf gw
jadi spesial)… tapi percayalah, gw menghilang bukan karena gw agen ganda Rusia,
atau gw sedang terlibat persekongkolan untuk menggulingkan pemerintahan…
Agak susah buat mengakui didepan semua orang yang akan membaca
ini, bahwa kelemahan gw yang terbesar adalah berkomitmen. Karena bila ada
sesuatu yang sangat gw hindari selain rambut belah tengah dan mangga asam, maka
itu adalah sesuatu yang sangat kaku, tertebak, teratur, dan statis…seperti
komitmen.
Walaupun persahabatan memang ga
sebaku itu, kalo emang satu2nya cara adalah dengan berkomitmen, then I’ll try. Harder.
Mungkin akan
terdengar tolol dan cengeng, tapi ternyata iya…
Gw takut
kehilangan kalian…
Jadi blog ini gw persembahkan buat
semua temen2 gw yang ampe sekarang masih aja tahan sama kelakuan gw yang sering
mengalami pembelahan kepribadian ini. Terimakasih buat semua pengertiannya…
Thanks for
reading.
Have a nice
day’ guys.
Tertanda,
fifa